Posisi Duduk dan Penampilan Wanita Hamil

Baca Juga

Hamil bukan berarti Ibu harus menghentikan aktifitas dan mengacuhkan penampilan. Tetaplah melakukan aktifitas kantor seperti biasa dan berpenampilan cantik di kantor. Berikut ulasannya mengenai posisi duduk, dan penamipilan di kantor untuk Ibu hamil.

Posisi Duduk
Bagi Ibu yang lebih banyak menghabiskan waktu kerja di kantor daripada di luar kantor, mungkin akan mengalami masalah posisi duduk mengingat selama berjam-jam Ibu harus duduk dan bekerja di meja kerja. Nah, posisi duduk ini seringkali dikeluhkan para Ibu hamil karena merasa sakit punggung dan pinggang.


Sebenarnya posisi duduk orang hamil dan tidak hamil tidak jauh berbeda, intinya duduklah pada posisi rileks. Usahakan bagian belakang tubuh lurus saat bersandar di kursi.

Posisi kaki juga perlu diperhatikan. Jangan biarkan kaki Ibu menggantung di lantai karena tak baik untuk peredaran darah. Bila kaki tak sampai di lantai dan kursi tidak bisa disesuaikan, ambil balok kecil atau apa saja supaya kaki Ibu berpijak. Jangan menyilangkan kaki!

Berjalan-jalanlah sebentar sekitar 5 menit setelah dua jam duduk. Biasanya setelah dua jam akan mulai terasa pegal. Selain itu terlalu lama duduk akan menghambat kelancaran peredaran darah. Inilah salah satu alasan mengapa Ibu hamil tidak disarankan menggunakan transportasi dalam waktu yg lama ke suatu tempat. Berjalan-jalan dapat  memulihkan otot yang tegang.


Memilih Pakaian dan Sepatu
Bila perut Ibu belum terlalu membesar Ibu masih boleh menggunakan pakaian kerja yang biasa dipakai. Hindari pakaian yang terlalu ketat terutama di bagian perut. Bila perut Ibu sudah membuncit, sebaiknya simpan dulu celana-celana kerja yang terlalu ketat. Belilah celana dengan tali serut atau karet yang tidak terlalu kencang. Dengan celana model ini juga tidak merepotkan bila Ibu sering bolak balik ke toilet.

Bahan pakaian juga perlu diperhatikan. Gunakan pakaian yang menyerap keringat seperti katun. Sebagian Ibu hamil terkadang merasa lebih gerah karena suhu tubuh yang meningkat yang otomatis meningkatkan produksi keringat di tubuh.

Jangan menggunakan high heels ke kantor. Pilih sepatu dengan alas rata yang tidak licin. Semakin ringan sepatu akan semakin baik. Kalau memiliki budget lebih, belilah sepatu khusus wanita hamil.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment